Menyelami makna filosofis di balik identitas visual PDI Perjuangan.
Lambang PDI Perjuangan berupa gambar banteng hitam bermoncong putih dengan latar merah di dalam lingkaran bergaris hitam dan putih.
Setiap elemen grafis dalam lambang ini bukan sekadar estetika, melainkan manifestasi dari ideologi, semangat, dan tujuan perjuangan partai dalam membela wong cilik. Ini adalah simbol perlawanan, kekuatan, dan kesucian hati.
Banteng adalah hewan yang merakyat, hidup berkelompok, namun memiliki kekuatan luar biasa jika diganggu. Simbol ini merepresentasikan kekuatan kolektif rakyat Marhaen.
Penjabaran arti mendalam dari setiap komponen warna dan bentuk.
Melambangkan keberanian mengambil risiko dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk rakyat. Merah adalah api semangat yang tak kunjung padam.
Melambangkan sikap selalu waspada terhadap ancaman, tantangan, dan hambatan dalam berjuang. Mata yang menatap tajam ke depan, fokus pada tujuan.
Melambangkan kesucian hati, dapat dipercaya, dan berkomitmen penuh dalam memperjuangkan keadilan serta kebenaran tanpa pamrih pribadi.
Melambangkan tekad yang bulat, persatuan yang kokoh, dan perjuangan yang terus-menerus (kontinu) tanpa terputus dalam kondisi apapun.
Bendera PDI Perjuangan adalah simbol kehormatan yang harus dijaga, dirawat, dan dijunjung tinggi oleh setiap kader.
Bendera berwarna dasar merah terang dengan lambang Banteng Moncong Putih presisi di tengahnya.
Dikibarkan dalam kegiatan resmi partai, hari besar nasional, dan momentum perjuangan demokrasi di seluruh penjuru negeri.
Identitas ini bukan sekadar gambar, tapi janji suci perjuangan untuk Indonesia Raya.
Lihat Visi & Misi